Getting the transcript
Reading the captions from YouTube. A video nobody has opened here before takes 10 to 30 seconds; this page fills in on its own.
Getting the transcript
Reading the captions from YouTube. A video nobody has opened here before takes 10 to 30 seconds; this page fills in on its own.

The Story of the Land of Sunda · @kisahtanahsunda
Words
942
Runtime
9:46
Speaking pace
96wpm
Reading time
4min
96 words per minute, below the 160 25th percentile of 349 measured videos. That distribution comes from the 349-video hook study.
Opening (first 30 seconds)
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo sahabat Kisah Tanah Sunda. Nah, kali ini Mang Ian sedang berada di komplek pemakaman atau TPU Dipati ukur yang berada di Kota Banjar, Jawa Barat. Jadi ee yang saya dongengkan beliau makamnya adalah di sini dimakamkan di Kota Banjar. Jadi beliau ini ee sahabat
48 words, the words spoken in the first 30 seconds at 96 words per minute.
Free, no signup. See how the first 30 seconds hold attention, with rewrites.
Sentence shape
| Measure | This transcript |
|---|---|
| Sentences | 71 |
| Average words per sentence | 13.3 |
| Longest sentence | 53 words |
| Questions asked | 1 |
| Sentences containing a number | 1 |
Most used terms
Free, no account. See where attention is likely to drop, with a rewrite for each weak line. The free check shows the scores and the one issue costing the most. Or run it on the words above first.
Free · No login · See a sample audit first if you prefer.
What this transcript is
Every word below is the caption track YouTube publishes for this video, pulled from the video itself and reproduced unchanged. It is not Prepublish's writing, not a summary, and not a re-transcription: it is the video's own published captions. Indonesian captions, generated automatically by YouTube, in the video’s original language. Source: the video on YouTube. A channel that would rather this page did not exist can ask for its removal through the contact page, and it is removed.
No Script X-ray for this video: YouTube shows a Most replayed graph only once a video has enough views.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo sahabat Kisah Tanah Sunda. Nah, kali ini Mang Ian sedang berada di komplek pemakaman atau TPU Dipati ukur yang berada di Kota Banjar, Jawa Barat. Jadi ee yang saya dongengkan beliau makamnya adalah di sini dimakamkan di Kota Banjar. Jadi beliau ini ee sahabat kisah tanah Sunda merupakan sosok pejabat ee atau pembesar Sunda di abad 17, abad 16 sezaman dengan Wirawangsa pendiri Sukapura yang sekarang menjadi Tasik Malaya.
Sejaman juga dengan Raden Astamanggala atau Tumenggung Wira Angun-angun yang ee mendirikan Kota Bandung. Masyaallah ya. Dan beliau juga merupakan ee uyutnya dari yang Haji Abdul Manaf Mahmud Cigonewa. Dari beliau banyak sekali keturunan-keturunannya ee yang menjadi pembesar, menjadi ulama, menjadi aulia Allah di tanah Sunda. Dan yang Adipati ukur ini bernama Raden Wangsanata. Beliau merupakan putra dari Pangeran atau Syekh Makdum Cahyana bin Pangeran Agiana bin Raden Pakih bin Sunan Ampel.
Dan eh Raden Pih ini merupakan saudara dari Nyai Murtasimah, Nyai Murtasiah yang menikah dengan Sunangiri dan Raden Abdul Patah Sultan Demak. Jadi eh Adipati ini merupakan kerabat dari Sunan Ampel. kerabat dari ee Mataram juga. Jalur dari Ibu Adipati adalah Nyimasri. Nyimasri ini putra seorang aulia Allah, ulama besar yaitu Syekh Wali Perkasa yang membangun sokot tatal dan arah kiblat di Masjid Agung Demak ee zaman Wali Songo.
Ada piagamnya di Yogyakarta. E Syekh Wali Perkasa ini merupakan putra dari Syekh Makdum Jamil. Syekh Makdum Jamil putra dari Syekh Makdum Husein. Syekh Makdum Husein putra dari Syekh Abdurrahman yang menikah dengan Nyai Rubiah Bekti bin Prabu Bratalgawa atau Sunan Jamu Karang alias e Haji Purwagaluh. Beliau merupakan putra dari Bunisora Suradipati ee adiknya Linggabuana yang gugur di Perang Bubat. Lingga Buana ini merupakan ayah dari Niskalawastu Kencana, eh kakek dari Dewa Niskala, dan Uyut dari Prabu Siliwangi.
Jadi ee Haji Purwagal atau Prabu Berata Legawai ini sudah memuluk Islam. Jadi jauh hari sebelum Prabu Siliwangi kakeknya sudah ee memuluk Islam dan melahirkan keturunan-keturunan salah satunya adalah Adipati. Masyaallah. ee makamnya di Purbalingga, Jawa Tengah. Jadi, Purbalingga zaman dahulu itu termasuk kerajaan Sunda, sahabat, ya. Nah, inilah makam Eyang Adipati ukur tepat berada di bawah pohon terbesar di komplek pemakaman ini.
Kita akan ke sana. Masyaallah ya. Akhirnya yang saya dongengkan yaitu Adipati ukur bisa juga saya berziarah ke makam beliau yang berada di Kota Banjar. Kanjeng Dipati Pati ukur. Nah, ini adalah makam beliau, sahabat ya. Asalamualaikum ya ahlil kubur. Asalamualaikum ya sohibah hadi hadal mak. Assalamualaikum ruhani alamah aridi syekh raden wangsanata yang dalam adipati ukur rahimahullahu taala anhuwajih waimbairidatihim wa muhibihim wa muhibatihim waaina maahum ajmain wal akidina minhum ridwanahi taala anhum wawahum wadaum waa darujatihim jannah Ya Allahubillahitirjim bismillahirrahmanirrahim alhamdulillahiabbil alamin arahmanirrahimiki yaumiddin iyaka nabudu Perjalanan beliau merupakan perjalanan yang dramatis ya, sahabat Kisah Tanah Sunda.
Beliau seorang pejabat, seorang pembesar di tanah Sunda dan juga kalau kita runut ee nasab silsilah masyarakat Sunda zaman sekarang pasti ada yang nyambung ke beliau. Semuanya nyambung ke beliau. ee mungkin dari jalur ibu atau jalur ayah. Masyaallah. Nama beliau diabadikan menjadi sebuah nama jalan di Kota Bandung, yaitu Jalan Adipati ukur. Kenapa? Ee karena beliau memang punya peran yang luar biasa. Jadi pernah bersama pasukannya ee karena diperintah oleh Mataram untuk menyerang VOC Belanda Batavia ee di Batavia ya. meskipun e pada akhirnya karena ada hal yang miskomunikasi atau lain hal, beliau justru malah ee jadi buronan Mataram atau ee rajanya sendiri.
Nah, karena ini adalah masalah fitnah bukan kebenaran, akhirnya bersama saudara-saudaranya yang lain, beliau melepaskan jabatannya sebagai adipati ukur dan memilih pensiun dini dan ee menjadi sesepuh di sini atau khwat mengasingkan diri. Dan keberkahan dari beliau kita saksikan bahwa banyak sekali duriah-ziah beliau yang menjadi ulama, para wali ya, para kekasih Allah. Masyaallah. Dan yang paling populer dari keturunan beliau di Bandung adalah yang Haji Abdul Manf Mahmud.
Cicit dari beliau bin eyang Haji Abdul Manab bin Eyang Atadi Reja bin e Saradi bin yang Adipati ukur. Beliau merupakan menantunya dari ee Prabu Gesan Ulun yang menikah dengan Den Saribanon bin Prabu Gusan Ulun bin ee Pangeran Santri bin Maulana Muhammad yang menikah dengan Nyai Armilah bin Sunan Gunung Jati e Cirebon binti Sunan Gunung Jati Cirebon. Maulana Muhammad sendiri merupakan putra dari Syekh Abdurrahman Sunan Panjunan, putra dari Syekh Datul Kahfi.
Masyaallah. Jadi dari ee istrinya ee merupakan ee nasab yang luar biasa. sehingga wajar saja ee dari beliau yang nyambung ke Sunan Ampel, ke raja-raja Sunda dan dari istrinya juga melahirkan orang-orang hebat di tanah Sunda. dan keturunan-keturunan beliau banyak yang dinikahkan atau besanan dengan keturunan bupati-bupati daerah lainnya seperti ee Batu Layang ee sekarang Bandung dulu Batu Layang juga ada yang nyambung ke Sumedang ee ada yang nyambung ke Tasik dan lain sebagainya.
Ini sebagai bukti bahwa cerita ketika beliau ditangkap oleh saudara-saudaranya bisa dibantahkan dengan pernikahan keturunan-keturunannya. logikanya bagaimana mungkin ee bermusuhan tapi anak-anaknya menikah atau e besan ya. Nah, di sini sudah bisa menjadi jawaban bagi kita semua sebagai buah kebenaran dalam sejarah yang selama ini banyak disampaikan. Semoga kita semua mendapat keberkahan dari para leluhur kita dan insyaallah kita akan segera menyusul ee semoga beliau ditempatkan di tempat yang mulia diin taman-taman surga.
Dan kelak ketika kita menyusul yakin kita akan semua ee kita semua akan menyusul kita bisa bersama dengan beliau-beliau berada di tempat yang terbaik yang diridai oleh Allah. Amin ya Allah ya rabbal alamin. Di mana kita sering ee meriwayatkan kisah leluhur, mengingat beliau, mendoakan beliau. Maka di alam ruh beliau tahu di mana ketika kita mau meninggalkan alam dunia, beliau menjemput. Bahkan sebelum kita meninggal pun banyak sekali orang-orang yang didatangi oleh leluhur-leluhur kita, baik lewat mimpi ataupun dalam kenyataan.
Masyaallah. Wallahuam. Sekian. Semoga bermanfaat. Billahi taufik wal hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
The words are the caption track's own and nothing is reworded or re-transcribed. Paragraph breaks are placed between sentences so the text reads as prose.
Free tools for your own script: paste a draft and see where it stands before you record it.
Paste your draft and see where viewers are likely to drop off, with a rewrite for each weak line.
Paste the first 30 seconds of your own draft for a hook score and rewrites.
Check your draft against YouTube's advertiser-friendly guidelines before you record it.
Read this channel's public videos and transcripts, and download a writing brief for it.