Getting the transcript
Reading the captions from YouTube. A video nobody has opened here before takes 10 to 30 seconds; this page fills in on its own.
Getting the transcript
Reading the captions from YouTube. A video nobody has opened here before takes 10 to 30 seconds; this page fills in on its own.

Sudut_Lingkaran · @Sudut_Lingkaran
Words
544
Runtime
4:04
Speaking pace
134wpm
Reading time
2min
134 words per minute, below the 160 25th percentile of 349 measured videos. That distribution comes from the 349-video hook study.
Opening (first 30 seconds)
di sini. Ya, you host, you paham enggak? Bukan, saya bertanya. Kalau saya tidak paham, saya tanya ke Bung Rocky. Karena itu saya bilang dari awal, saya betulin dulu konsep dasarnya paradigma. Saya mau betulin sekarang. Enggak, betul makanya. Supaya enggak jadi tolol. Apakah paradigma Jangan ngomong seperti itu. Saya saya menjaga Artinya pertanyaan yang juga saya belum tahu soal itu. Jadi kan enggak bisa dong dalam
67 words, the words spoken in the first 30 seconds at 134 words per minute.
Free, no signup. See how the first 30 seconds hold attention, with rewrites.
Sentence shape
| Measure | This transcript |
|---|---|
| Sentences | 91 |
| Average words per sentence | 6.0 |
| Longest sentence | 20 words |
| Questions asked | 8 |
| Sentences containing a number | 0 |
Most used terms
Free, no account. See where attention is likely to drop, with a rewrite for each weak line. The free check shows the scores and the one issue costing the most. Or run it on the words above first.
Free · No login · See a sample audit first if you prefer.
What this transcript is
Every word below is the caption track YouTube publishes for this video, pulled from the video itself and reproduced unchanged. It is not Prepublish's writing, not a summary, and not a re-transcription: it is the video's own published captions. Indonesian captions, generated automatically by YouTube, in the video’s original language. Source: the video on YouTube. A channel that would rather this page did not exist can ask for its removal through the contact page, and it is removed.
No Script X-ray for this video: YouTube shows a Most replayed graph only once a video has enough views.
di sini. Ya, you host, you paham enggak? Bukan, saya bertanya. Kalau saya tidak paham, saya tanya ke Bung Rocky. Karena itu saya bilang dari awal, saya betulin dulu konsep dasarnya paradigma. Saya mau betulin sekarang. Enggak, betul makanya. Supaya enggak jadi tolol. Apakah paradigma Jangan ngomong seperti itu. Saya saya menjaga Artinya pertanyaan yang juga saya belum tahu soal itu. Jadi kan enggak bisa dong dalam perdebatan menanyakan sesuatu yang kemudian Kita pakai kata paradigma dari awal harus referensinya fix.
Ya, silakan. Oke, Bung Rocky jelaskan. Silakan, Bung Rocky. Semua yang diterangkan itu ngaco itu. [berdehem] Seorang akademisi membuat referensi intelektual dan berupaya untuk mempolitisir konsep itu tuh. Inilah anak-anak ilmu sosial itu membaca Thomas Kuhn. Padahal Thomas Kuhn adalah seorang fisikawan. Yang diterangkan itu berubahnya Newton ke Einstein. Itu bagian saja. Bukan bagian saja, itu intinya paradigmanya tuh.
Wah, sah. Astaga. [tertawa] Itu bagian saja. Gua tuh Bukunya panjang, Bang. Pakai pakai mikrofon boleh. Itu buku wajib anak filsafat yang belajar filsafat ilmu. Saya baca buku itu ketika saya mahasiswa tingkat satu jurusan fisika tuh. Jadi dari awal sudah ngaco tuh. Itu paradigma itu menuntun paradigma menuntun research design. Isi dari research design itu adalah persaingan di antara ilmu-ilmu teknisnya tuh. Namanya normal science.
Kalau terjadi paradoks, terjadi antipoda di dalam riset itu baru ada krisis. Begitu jalan pikirannya, bukan paradigmanya mengalami dinamika. Ya. Ya apa sudah pasti salah. Ya bisa bisa saja Bung Rocky menafsirkan begitu kan. Saya berhak dong sebagai pembaca menafsirkan itu. Maksud saya. Tafsirnya saya saya mesti tegaskan itu. You enggak paham itu istilah paradigma. Bung Rocky dalam hal ini mau menjelaskan bahwa yang berubah adalah paradigma, Bung Rocky.
Dia aja dulu gua enggak itu saya saya host di sini. You pernah belajar ilmu fisika enggak? Saya saya satu saya teknik tapi saya tapi bukan bukan tempatnya untuk di sini saya. Fakultas teknik enggak? You host you paham enggak? You host you paham enggak? Bukan, saya bertanya. Kalau saya tidak paham saya tanya ke Bung Rocky. Karena itu saya bilang dari awal saya betulin dulu konsep dasarnya paradigma. Saya mau betulin sekarang.
Betul makanya. Supaya enggak jadi tolol. Apakah paradigma Jangan ngomong seperti itu. Saya saya menjaga agar ini tetap beradab ya. Memang beradab. Jangan [tertawa] ada kata-kata yang seperti Anda katakan tadi. Saya ingatkan. [tepuk tangan] Oke. You mau ingatkan apa ke saya? Jangan ada kata-kata. Saya bilang dari tadi saya bukan politisi. Saya mau bicara sebagai akademisi. Anda tulis di situ kan. Rocky Gerung akademisi itu.
Saya pakai Saya mau tanya, saya ulangi ya. Saya ulangi. Anda mau menjelaskan kenapa paradigma Anda berubah itu kan? Itu pertanyaan saya. Bukan itu. Oke, silakan. Saya bilang saya pakai kata paradigma di dalam referensi akademik. Bukan paradigma yang Anda pakai sehari-hari. Dan itu salah. Silakan. Parlemen, boleh saya bicara sebentar? Silakan. Untuk Bung Rocky. Supaya dingin juga begitu ya. Saya dingin. [tertawa] Makin dingin justru kita makin paham di mana problemnya.
Bangsa ini ngaco. Ngomong paradigma enggak ngerti, ngomong militerisme enggak ngerti, ngomong fasisme enggak ngerti. Saya mau benerin itu dulu sebelum kita debat hal-hal yang teknis. Saudara Iskan bicara hal yang teknokratik. Pasal sekian, pasal sekian. Konstitusi itu enggak bicara tentang pasal. Asal-usul konstitusi itu ideologis, itu soalnya. Soal itu kan hitungan teknokratis, rezim bisa ganti itu. Iya.
The words are the caption track's own and nothing is reworded or re-transcribed. Paragraph breaks are placed between sentences so the text reads as prose.
Free tools for your own script: paste a draft and see where it stands before you record it.
Paste your draft and see where viewers are likely to drop off, with a rewrite for each weak line.
Paste the first 30 seconds of your own draft for a hook score and rewrites.
Check your draft against YouTube's advertiser-friendly guidelines before you record it.
Read this channel's public videos and transcripts, and download a writing brief for it.